Viral! Pak Ganjar Tidak Pernah Shalat

oleh -
Viral! Pak Ganjar Tidak Pernah Shalat
Viral! Pak Ganjar Tidak Pernah Shalat

Penerbit Buku Klarifikasi Soal ‘Pak Ganjar Tak Pernah Bersyukur dan Shalat’

SEMARANG-JATENG, Radar Ampera – Sebuah soal dalam dalam buku pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti terbitan PT. Tiga Serangkai Solo, tahun 2020 menuai kontroversi. Pasalnya salah satu soal dianggap memuat konten berbau politis, karena menyebut kata ‘Ganjar’ yang identik dengan nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dalam soal disebutkan :

Meskipun sudah mendapatkan rezeki yang banyak, Pak Ganjar tidak pernah bersyukur. Sebagai orang Islam, ia pun tidak pernah melaksanakan salat. Pak Ganjar termasuk orang yang….
a. beruntung
b. beriman
c. rugi
d. sukses

General Manager PT Tiga Serangkai, Mas Admuawan mengatakan, jika soal untuk kelas 3 SD tersebut pertama kali ditulis tahun 2009. Saat itu nama Ganjar tidak dikenal seperti sekarang. Saat ini nama Ganjar sangat populer dan identik dengan Ganjar Pranowo.

“Sebetulnya buku itu cetakan pertama Tiga Serangkai tahun 2009. Waktu itu kan Pak Ganjar Pranowo belum menjadi public figure seperti sekarang. Jadi nama Ganjar ini tidak berkaitan dengan Gubernur Jawa Tengah,” katanya saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa (9/2/2021).

Menurutnya, soal dalam buku tersebut kemudian terus dicetak hingga 2020. Pencetakan ulang dilakukan karena tidak adanya perubahan kurikulum yang signifikan.

“Sampai 2029 memang kita cetak terus, karena tidak ada perubahan kurikulum yang signifikan pada pelajaran agama. Jadi kita tidak melakukan revisi. Sehingga soal itu selalu terbit pada cetakan selanjutnya. Nah, yang diviralkan itu terbitan 2020,” jelas Admuawan.

Dia menyayangkan adanya kabar viral yang mengaitkan kasus tersebut dengan intoleran. Bahkan kabar viral sampai mengarahkan pada tindakan radikalisme. Admuawan menegaskan, jika PT Tiga Serangkai menjunjung tinggi toleransi.

“Kami tegaskan itu tidak ada hubungannya. Karyawan kami tidak semuanya muslim, penulis kami juga tidak semuanya muslim. Berbagai buku kami terbitkan, bukan hanya tokoh muslim,” ujarnya.

Admuawan mengaku Tiga Serangkai merasa dirugikan dengan adanya kabar miring tersebut. Kendati demikian pihaknya belum akan mengambil langkah hukum, meskipun nama baik perusahaan telah dicemarkan.

“Kalau untuk jalur hukum, kami belum berpikir ke sana. Bagi kami yang penting ini kembali netral dulu saja,” jelasnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan. kabar viral buku tersebut salah satunya diunggah akun twitter @eko_kun*. Terdapat dua foto dalam unggahan tersebut.

Foto pertama yaitu soal nomor 9 yang berbunyi :

Walaupun mendapatkan rezeki yang banyak, Pak Ganjar tidak pernah bersyukur dengan menyembelih hewan kurban pada hari Idul Adha. Pak Ganjar termasuk orang yang
a. beruntung
b. beriman
c. rugi
d. sukses

Sedangkan foto kedua berbunyi seperti sebelumnya.

(*/mdk/fik)

No More Posts Available.

No more pages to load.