Terungkap Tempat Singgah Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo

oleh -99 views

SUMENEP-MADURA-JATIM, SriwijayaAktual.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep,
Madura, Jawa Timur, mengundang puluhan investor dan pelaku wisata di
Taman Bunga kota setempat pada Jumat malam, 26 Juli 2019. Banyak potensi
di Sumenep dipaparkan Bupati A Busyro Karim, pemancing kepada hadirin
untuk berinvestasi di Bumi Sumekar.

Salah satu yang disampaikan oleh Busyro ialah Pulau Giliyang di
Kecamatan Dungkek, pulau yang dikenal dengan kandungan oksigennya
tertinggi kedua di dunia setelah Yordania. “Saat masih aktif, Panglima
TNI kita, Pak Gatot (Nurmantyo), bersama ibu berkali-kali dari Surabaya
langsung ke Giliyang,” cerita Busyro.

Di Giliyang, lanjut politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu, Gatot
biasanya satu hingga empat jam bersantai demi hanya untuk menghirup
udara dengan kadar oksigen terbaik di dunia. “Dua jam sampai empat jam
(di Giliyang), lalu pulang. Bahkan, di sana Bapak Gatot masih ada
peninggalannya, bikin masjid di Giliyang,” ujar Busyro. 

Dia mengatakan, Giliyang terus dikembangkan agar menjadi wisata
kesehatan ke depannya. Potensinya besar untuk memancing keinginan
wisatawan mancanegara ke Sumenep. “Kalau pulau yang indah, mungkin
banyak di Indonesia, tapi kalau yang oksigennya tinggi, hanya ada di
Sumenep,” ucapnya.

Wisata bahari mestinya memang jadi andalan di Sumenep. Busyro
menjelaskan, daerahnya dikelilingi lautan dengan luas 50 ribu kilometer
persegi dengan 126 pulau. Di luar potensi minyak dan gas, Sumenep
merupakan daerah penyuplai ikan di Jawa Timur dan provinsi-provinsi
terdekat, seperti Sulawesi dan Bali.

Namun, lanjut Busyro, potensi-potensi tersebut belum berjalan maksimal
karena infrastruktur yang belum memadai. Dia menyebut contoh perhotelan.
Belum ada hotel berbintang di Sumenep. “Maka, perlu tangan-tangan
terampil dari para pengusaha dan hadirin sekalian,” ujarnya.

Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita)
Jatim, Arifudunsyah, mengatakan bahwa Sumenep adalah kabupaten yang
paling siap soal pengembangan wisata dibandingkan tiga kabupaten lainnya
di Madura. “Saya sering diminta teman Malaysia agar bikin paket ke
Giliyang,” katanya kepada VIVAnews pada Sabtu, 27 Juli 2019. [vv]

No More Posts Available.

No more pages to load.