Ternyata Google Pernah Memproteksi Informasi Tentang Islam Di Mesin Pencarinya. Ini Buktinya…!

oleh -
Ada sesuatu yang luput dari perhatian kita umat Islam terhadap situs yang paling sering dikunjungi orang di seluruh dunia ini, bahkan kita sendiri lebih sering mengunjungi situs ini untuk sekedar mencari informasi yang sedang kita butuhkan. Situs apakah itu? ya, benar… situs Google. Itu terjadi sekitar 5 tahun yang lalu (2010), dimana Google menyembunyikan informasi tentang kata kunci “Islam” di mesin pencarinya. Jadi bila kita buka situs Google.com lalu kita ketik kata kunci “Islam”, maka Google tidak akan memberikan pilihan apa-apa terhadap kata kunci itu. Beda bila kita memasukkan kata kunci “Kristen adalah” atau “christianity is”, maka yang muncul adalah rekomendasi kata informasi tambahan yakni“bullsh*t, not a religion, a lie, false, a cult, wrong, fake, dying, Jewish, and not a religion t-shirt.” Apakah fenomena ini ada hubungannya dengan ulah Yahudi dan Nasrani?

yahudi dan nasrani

Coba perhatikan lagi untuk kata lain, dimana bila kita memasukkan kata kunci “Hindu adalah” atau “Hinduism is” maka kata kunci rekomendasi yang keluar adalah “monotheistic, false, polytheistic, the majority religion of, the oldest religion, not a religion, fake, most commonly found, characterized by, and wrong.”

Bila kita memasukkan kata kunci “Buddha adalah” atau  “Buddhism is” maka kata rekomendasi tambahan yang keluar adalah “not a religion, wrong, not what you think, bullsh*t, polytheistic, a religion, false, based on what concepts, the best religion, and atheism.”

Bila kita memasukkan kata kunci “Yahudi adalah” atau “Judaism is” maka kata kunci yang keluar adalah “false, not a race, not a religion, a race, a religion of the book, not Jewish, a gutter religion, monotheistic, a cult, and a religion.”

Bila kita memasukkan kata kunci ” Atheis adalah” atau “Atheism is” maka kata kunci yang keluar adalah “a religion, dead, not a religion, wrong, the new fundamentalism, growing, a non-prophet organization, so senseless, illogical, a religion supreme court.”

Tapi coba kalau kita mengetikkan kata “Islam adalah” atau “Islam is”, maka search engine Google tidak memberikan rekomendasi kata tambahan apapun dan memproteksinya. Akibat kritikan dari seluruh dunia akan campur tangan orang-orang engineer Google yang menyetel algoritma “googlebot” dan bot yang bekerja di mesin pencarinya ini, akhirnya setahun kemudian Google langsung merevisinya tanpa memberikan komentar apapun atau klarifikasi apapun, sehingga kalau sekarang kita mengetik di mesin pencari Google kata kunci “Islam adalah” sudah tidak diproteksi lagi dan untuk Google Indonesia akan muncul kata rekomendasi tambahan “agama yang benar, agama yang damai, rahmatan lil alamin, agama yang mudah”.

kaum yahudi dan nasrani

Fenomena Yahudi dan Nasrani

Fenomena mesin pencari Google di atas mungkin bagi kita muslim bukanlah sesuatu hal yang aneh. Kenapa? karena salah seorang pendiri Google yang bernama Sergey Brin adalah seorang yang berdarah Yahudi. Ayahnya bernama Michael Brin adalah dosen matematika pada Universitas Moskwa, Rusia. Namun akibat diskriminasi terhadap etnis Yahudi di Rusia membuatnya meninggalkan negeri itu dan pindah ke Amerika. Nah, Sergey bersama rekan sekampusnya di Universitas Michigan yang bernama Larry Page akhirnya mendirikan mesin pencari Google ini. Walaupun di berbagai media diketahui bahwa Sergey Brin bukan termasuk orang Yahudi yang anti Islam, namun mungkin bisa saja di dalam perusuhaannya terdapat beberapa engineer berdarah Yahudi yang usil melakukan ini semua di mesin pencari Google, sehingga terjadilah fenomena ini.  Dan sudah kita ketahui bersama bahwa orang Yahudi dan Nasrani sampai kiamat nanti tidak akan senang kepada kita umat Islam sampai umat Islam mau mengikuti agama mereka. Sifat kaum Yahudi dan Nasrani ini dikabarkan oleh Allah Subhanahuwata’ala dalam firmannya dalam surat Al-Baqarah ayat 120 sebagai berikut:

 وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.” (QS. Al Baqarah: 120)

Dan di dalam ayat 109, Allah Ta’ala juga berfirman,

وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ فَاعْفُوا وَاصْفَحُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya . Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al Baqarah: 109)

Dan ulah orang Yahudi dan Nasrani dalam memusuhi Islam sudah terdeteksi sejak dahulu sewaktu Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam masih hidup, dimana seorang wanita Yahudi pernah meracun Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam, sebagaimana hadits dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

 أَنَّ امْرَأَةً يَهُودِيَّةً أَتَتْ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- بِشَاةٍ مَسْمُومَةٍ
 فَأَكَلَ مِنْهَا فَجِىءَ بِهَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَسَأَلَهَا عَنْ ذَلِكَ فَقَالَتْ أَرَدْتُ لأَقْتُلَكَ. قَالَ « مَا كَانَ اللَّهُ لِيُسَلِّطَكِ عَلَى ذَاكِ ». قَالَ أَوْ قَالَ « عَلَىَّ ». قَالَ قَالُوا أَلاَ نَقْتُلُهَا قَالَ « لاَ ». قَالَ فَمَا زِلْتُ أَعْرِفُهَا فِى لَهَوَاتِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-.

“Sesungguhnya seorang wanita Yahudi pernah mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan membawa daging kambing yang sudah diracuni. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memakan daging tersebut. Tak lama setelah itu wanita tadi dipanggil untuk menghadap beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya tentang perbuatan si wanita tadi. Wanita tersebut pun berkata, “Aku ingin membunuhmu.” Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Allah tidaklah memberimu kekuatan untuk maksudmu tadi.”
(Periwayat hadits ini ada yang mengatakan), “(Allah tidaklah memberimu kekuatan) untuk mencelakakanku.” Lantas para sahabat berkata, “Apakah sebaiknya dia dibunuh saja?”
(HR. Bukhari no. 2617 dan Muslim no. 2190)

Berikut video bukti dari fenomena ini semua yang sempat direkam oleh seorang netter dari Amerika sebagai bukti akan ulah orang-orang yang berada di belakang mesin pencari ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.