Teleponan Hingga 13 Jam Memangnya Dapat?

oleh -
Teleponan Hingga 13 Jam Memangnya Dapat Capture 20200716 215809

Radar Ampera – Sebagian hari kemudian, di Twitter ramai soal orang yang teleponan sama pendampingnya hingga 13 jam. Durasi yang luar biasa panjangnya itu pasti jadi santapan empuk buat diserbu netizen. Banyak yang berspekulasi kalau kedua pendamping itu merupakan pengangguran, lagi mabok asmara, budak cinta, serta dugaan- dugaan lain yang intinya merendahkan. Tetapi memanglah begitu dinamika sosial di Twitter; bila terdapat suatu yang aneh, ganjil, ataupun luar biasa, dapat ditentukan banyak yang menghujat. Sementara itu pendamping tersebut tampaknya happy- happy saja.

Teleponan Hingga 13 Jam Memangnya Dapat ?

Teleponan hingga 13 jam itu pula memunculkan persoalan:

Memangnya dapat teleponan hingga sepanjang itu? Topik yang diomongkan apa saja?

loading…

Pasti saja Kamu pula dapat menelepon ke pendamping ataupun ke gebetan hingga sepanjang itu, asalkan Kamu memiliki 3 ketentuan:

persiapkan banyak topik menarik, pandai bawa atmosfer dikala ngobrol, serta waktu yang luar biasa kosong. Mustahil Kamu dapat teleponan hingga 13 jam penuh dengan cuma bermodalkan satu topik saja, bisa- bisa pendamping Kamu kejang- kejang sebab bosan. Kamu pula wajib memiliki waktu kosong seharian penuh, misalnya di hari libur, supaya percakapan itu tidak mengusik pekerjaan kamu. Kecuali… kamu memanglah pengangguran.

Kemudian topik apa yang buat kamu ngobrol sepanjang 13 jam? Gunakan saja 10 topik di dasar:

  1. Harta Yang Sangat Berharga Merupakan Keluarga

Satu topik ini saja dapat dijadikan bahan ngobrol satu hingga 3 jam ke depan. Bagaikan pihak sangat dekat sekalian sangat berharga dalam hidup Kamu, pasti Kamu hadapi banyak peristiwa bersama keluarga. Dapat soal liburan bareng keluarga, pengalaman- pengalaman lucu saudara- saudara Kamu kala masih kecil, kejadian- kejadian yang menjengkelkan sebab keteledoran kakak Kamu, pengalaman kala dimarahi orangtua sebab ketahuan bolos sekolah, hal- hal yang membuat Kamu begitu mencintai kedua orangtua walaupun kadangkala mereka menjengkelkan, serta sebagainya.

loading...

Contoh:

“ Oh iya, gue jadi ingat waktu dimarahin orangtua gue dahulu gara- gara….”

“ Walaupun orangtua gue kadangkala ngeselin, tetapi gue tetep sayang mereka karena….”

“ Kerabat gue nakal sih, ia sempat buat orangtua gue takut karena….”

  1. Katakan Kalau Penampilannya Sangat Sempurna

Kamu bahagia jika penampilan Kamu dipuji? Nah, begitu pula dengan pendamping. Menyanjung penampilannya menampilkan kalau Kamu mengapresiasi seluruh usahanya buat tampak menarik. Bila Kamu menjadikan ini topik percakapan, Kamu dapat buatnya tersipu- sipu malu serta pasti saja, ia jadi terus menjadi menyayangi Kamu.

Contoh:

“ Eh gue suka waktu loe gunakan rok gelap di restoran kemarin. Loe nampak jadi lebih seksi serta gue bangga memiliki pendamping seseksi loe….”

“ Beb, kalian sesuai banget deh gunakan model rambut saat ini. Kalian jadi lebih nampak ganteng serta jantan. Saya jadi kian sayang.”

“ Omong- omong kemeja yang baru kalian beli kemarin itu sesuai bener sama tubuh kalian. Saya wajib hati- hati nih, tentu banyak wanita yang ngelirik kalian.”

  1. Membicarakan Sahabat Di Belakang

Tidak sempat terdapat bosannya membicarakan sahabat sebab mereka acapkali tertimpa peristiwa menarik yang belum pasti Kamu natural. Supaya pembahasannya tidak terdapat habisnya, hingga Kamu dapat membicarakan sahabat Kamu sendiri, sahabat pendamping, temannya mantan, temannya orangtua, temannya orang sebelah, serta temannya sahabat. Barangkali ini lebih pas diucap dengan menggosip.

Buat mengenakan topik ini, yakinkan dahulu Kamu betul- betul memiliki sahabat. Bukan sahabat imajinasi, tokoh anime, serta makhluk- makhluk gaib yang lain.

Contoh:

“ Gue dengar sang Anu lagi kena masalah….”

“ Jangan hingga seperti sang Anu deh, ia pernah….”

“ Gue gusar banget sama sang Anu, soalnya….”

  1. Dialog Isu Yang Lagi Trending Sekarang

Mau ngobrol sepanjang bisa jadi sama pendamping tetapi kehilangan topik ataupun tidak ketahui topiknya? Mudah. Buka Twitter ataupun Facebook, serta Kamu hendak menciptakan puluhan isu- isu terbaru yang dapat dijadikan topik percakapan hingga pagi. Kamu tinggal seleksi saja isu mana yang ingin dbahas. Jika habis, ya tinggal seleksi isu lain.

Contoh:

“ Gimana persiapan loe buat ngehadapain New Wajar? Loe udah masuk kantor‘ kan?”

“ Gue pengen beli Playstation 5 nih. Enaknya langsung beli di dini luncurkan ataupun nunggu sebagian bulan ya?”

“ Serem ya di Amerika lagi banyak demo. Moga- moga kejadiannya gak hingga di sini….”

  1. Hobi Yang Buat Kurang ingat Diri

Manusia mana yang tidak memiliki hobi? Hobi merupakan salah satu metode manusia kurangi stress sebab masalah- masalah hidup. Membicarakan hobi berarti membicarakan kebahagiaan, kelegaan, kesenangan, serta kebebasan. Kamu dipastikan bakal semangat membicarakannya hingga berjam- jam.

Seaneh apa juga hobi Kamu, jangan malu membicarakannya ke pendamping. Malah itu yang membuat kamu mengidentifikasi keunikan tiap- tiap. Jelas mengasyikkan mendengar pendamping begitu bergairah menggambarkan susahnya mengoleksi bermacam berbagai tulang belulang dinosaurus, Kamu juga pula bergairah menggambarkan koleksi jenglot yang Kamu pajang di kamar.

Contoh:

“ Gue pengen ketahui dong loe doyannya ngerjain hobi apa….”

“ Gue jika lagi senggang umumnya ngerjain….”

“ Gue terdapat koleksi ABCD soalnya memiliki sejarah panjang bener. Nah, jika loe umumnya ngoleksi apaan?”

  1. Silih Mengidentifikasi Dengan Menceritakan Aktivitas Sehari- hari

Namanya pula berupaya silih mengidentifikasi tiap- tiap lebih dalam, triknya pasti saja dengan berikan ketahui aktivitas Kamu tiap hari. Bila Kamu terbuka menggambarkan aktivitas tiap hari Kamu, hingga pendamping ataupun gebetan pula hendak terbuka menggambarkan aktivitas tiap harinya. Kamu jadi lebih memahami tiap- tiap bukan?

Apa yang Kamu kerjakan hari ini? Peristiwa menarik apa yang mengenai Kamu kemarin? Apa rutinitas Kamu? Ceritakan itu!

Contoh:

“ Sepanjang WFH ini gue kegiatannya hanya bangun, kerja, makan siang, nyuci piring, nyapu, kerja lagi hingga sore, makan malam, chatting- an sama loe, terus tidur. Rada bosenin ya? Jika loe kegiatannya mengapa aja nih?”

“ Gue telah terbiasa nyuci piring sehabis makan. Rasanya risih banget jika ngelihat piring serta gelas kotor numpuk di wastafel. Gue harap loe gak doyan numpuk piring kotor….”

“ Untunglah kos gue dekat sama kantor jadi gue senantiasa jalur kaki ke situ. Jika loe ke kantor naik apa? Sepeda apa angkot?”

  1. Silih Berbagi Rahasia Ringan

Suatu ikatan memanglah hendaknya dilandasi dengan silih jujur serta transparan supaya dapat berjalan langgeng. Tetapi Kamu jangan sangat transparan hingga membuka seluruh rahasia yang dapat mencoreng nama baik Kamu di depan pendamping. Kamu lumayan beberkan rahasia- rahasia ringan, hingga itu telah membuat pendamping merasa dirinya istimewa serta bahagia sebab Kamu ingin terbuka.

Membuka rahasia ringan hendak memancing pendamping membuka rahasianya pula. Jadi bersiap- siaplah menghabiskan waktu berjam- jam mengulik cerita terpendam tiap- tiap.

Contoh:

“ Gue ingin jujur sama loe. Waktu SD, gue sempat nyuri novel di bibliotek sekolah sebab orangtua gak mampu belikan gue novel. Gue hingga saat ini merasa bersalah. Udah lama gue pengen ngembaliin novel itu, tetapi sekolah gue udah tutup….”

“ Gue ingin ngomong suatu, tetapi jangan bilang ke siapa- siapa ya. Gue sebenernya gunakan wifi kos, tetapi gak ikutan bayar iurannya. Kayaknya mereka kurang ingat jika gue sepatutnya terdaftar di iuran mereka. Cukup, gue dapat hemat paket data….”

“ Loe amati laptop itu? Itu sebenernya memiliki orang sebelah gang sebelah, tetapi kurirnya salah ngirim ke rumah. Waktu itu gue iyain aja, gue kira itu laptop pesenan adek gue. Mana gue terimanya cocok masih ngantuk sebab tidur sampai larut malam nonton bola….”

  1. Apa Juga Yang Berhubungan Dengan Makanan

Hei, siapa yang tidak suka mangulas santapan? Di mana juga Kamu terletak, topik ini senantiasa jadi bahan pembicaraan. Apa yang sangat kerap Kamu obrolkan waktu nangkring? Apa yang jadi trending topic di Twitter? Apa yang Kamu obrolkan bersama keluarga di meja makan? Jawabannya tentu tidak jauh dari soal santapan.

Contoh:

“ Gue suka banget makan ayam geprek ABCD tingkat pedas 10! Potongan ayamnya lebih besar, terus bumbunya bener- bener masuk ke daging hingga ke tulang- tulangnya. Loe tahan gak makan pedes? Jika gue amati, kayaknya tidak deh….”

“ Kemarin gue makan sayur yang rasanya mirip sayur urap, tetapi ini agak beda soalnya lebih manis. Nah gue kurang ingat namanya. Barangkali loe ketahui nama sayur yang gue maksud….”

“ Gue bosen nih beli makan di luar mulu. Bawaannya pengen makan masakan rumahan. Eh ini aja deh, gue belikan bahan makanannya, loe yang masak ya. Gue bantuin pula deh….”

  1. Film Favourit Yang Menggoyang Emosi

Bagaikan manusia yang dibesarkan tv serta produk digital, Kamu serta pendamping pasti memiliki film favourit tiap- tiap. Film yang sukses membuat Kamu khawatir ke wc sendirian, menangis berhari- hari, tertawa ngakak hingga bunda Kamu wajib menggedor pintu biar Kamu ingat hari telah malam, serta sebagainya. Film- film yang sukses membuat Kamu tergugah secara emosi serta terngiang- ngiang di kepala itu dapat dijadikan topik ngobrol yang menarik atensi pendamping.

Contoh:

“ Gue dahulu sempat nahan berkemih semalaman gara- gara nonton The Thing. Busyet, gue terbayang- bayang adegan kepala putus terus kepalanya jadi monster gitu. Loe pula tentu sempat nonton satu film yang buat loe khawatir ke wc semalaman….”

“ Gue kurang suka film cinta- cintaan. Terdapat sih satu yang gue suka, bukan sebab pemainnya cakep, tetapi sebab ceritanya bagus bener. Jika gak salah ingat, judulnya Her. Itu film tentang laki- laki yang jatuh cinta sama AI pc. Nah loh, bimbang kan loe? Wah loe wajib nonton, soalnya….”

“ Waktu masih bocah dahulu, gue dapat nangis seharian jika bangun kesiangan di hari minggu. Soalnya gue ketinggalan nonton Dragon Ball! Temen- temen di sekolah pada ngobrol seru soal Dragon Ball, gue hanya diem aja dengerin mereka. Gue tebak, loe tentu demen pula nonton kartun minggu. Nah loe sangat suka nonton kartun apa?”

  1. Pengalaman Sangat Menyakitkan Yang Sempat Dialami

Ini memanglah dapat jadi topik percakapan berjam- jam sebab menyangkut trauma masa kemudian, tetapi hendaknya jauhi topik ini bila malah membuka cedera hati Kamu. Yakinkan dahulu kalau Kamu telah betul- betul sembuh saat sebelum memakai topik ini. Apabila Kamu mau ia pula menggambarkan pengalaman menyakitkan, Kamu wajib bagikan keleluasaan ke pendamping kalau tidak terdapat yang memaksanya menceritakan.

Contoh:

“ Gue jadi ingat masa- masa pacaran sama mantan. Gue pikir gak terdapat permasalahan di ikatan kami. Kami masih jalan- jalan sembari pegangan tangan, bercandain kelakuan orang- orang di Youtube, masih ngomongin masa depan bersama, masih upload potret- potret berdua ke Instagram. Eh tahu- tahu ia ngilang. No gue diblok, akun- akun medsos gue pula diblok, sahabat serta keluarganya seperti nutup- nutupin suatu. Setahun setelah itu, account medsos gue tiba- tiba udah gak diblok lagi, terus ia udah nikah serta gendong anak.”

“ Gue agak trauma jika buka usaha sama sahabat. Setahun kemudian, gue terdapat rencana ingin buka kafe di pinggir jalur ABCD sama sahabat. Ini sahabat main telah lama dari SMA, apalagi telah gue anggap kerabat sendiri. Sahabat gue ini nyaranin mendingan duit modalnya dikasih ke ia aja, entar ia yang urus seluruhnya. Kebetulan waktu itu gue lagi dinas keluar kota serta padat jadwal banget, jadi bodohnya gue itu langsung iyain terus gue kirim Rp90. 000. 000 buat sewa tempat serta beli bahan- bahan. Cocok gue balik dari dinas serta amati tempatnya, wah tempatnya kosong! Sahabat gue itu kabur dari rumah serta no gue diblokir.”

Lumayan gunakan 5 dari 10 topik di atas saja dapat membuat Kamu serta pendamping teleponan hingga 13 jam. Kamu tidak butuh menjajaki contohnya seakurat bisa jadi, silakan dimodifikasi cocok dengan pengalaman serta keadaan Kamu sendiri. Pula yang tidak boleh Kamu kurang ingat, yakinkan Kamu serta pendamping betul- betul memiliki waktu luang. Efek tanggung sendiri jika dicoba di jam kerja.[kelascinta]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *