Sejarah Olahraga Senam

oleh -

Sejarah Senam Dunia —- Senam merupakan Olahraga yang popoler sekali masyarakat indonesia, karena senam ini mudah sekali untuk dimainkan, pada zaman yunani kuno senam ini bertujuan untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan membuat pertumbuhan badan yang harmonis, dan tidak dipertandingkan.
Senam (Gymnastic) ini berasal dari bahasa yunani yang artinya untuk menerangkan bermacam-macam gerak yang dilakuikan oleh atlet yang telanjang (Wikipedia Indonesia).  Menurut Menke G Frank  dalam Encyclopedia Of Sport Senam terdiri dari gerakan-gerakan yang luas/Banyak menyeluruh dari latihan-latihan yang dapat mebangun atau membentuk otot tubuh seperti Pergelangan Tangan Punggung, Lengan dan sebagainya. Senam tersebut meliputi unsur-unsur yang meliputi Jungkir balik, Lompatan, Memanjat, dan keseimbangan badan.

Menurut Drs. Imam Hidayat dalam Buku Penuntun Pelajaran Praktek Senam (STO Bandung maret 1970) senam adalah latihan tubuh yang diciptakan dengan sengaja, disusun secara sistematik dan dilakukan secara sadar dengan tujuan membentuk dan mengembangkan pribadi secara harmonis.
Olahraga Senam ini banyak sekali jenis nya diantaranya Nomor :

  1. Senam Kuno
  2. Senam Sekolah
  3. Senam Korektif
  4. Senam Irama
  5. Turnen
  6. Senam Artistik

Senam dari tahun ketahun mengalami penyempurnaan dan perkembangan yang pada dhulunya senam ini tidak pernah dipertandingkan dalam Even resmi pada sejak akhir abad ke-19 Senam dimasukan kedalam golongan Cabang Olahraga yang dipertandingkan  dan kemudian dibentuklah sebuah wadah yang menampung olahraga senam Internasional yang diberi nama International de Gymnastique (FIG) yang membawahi antara lain Senam Artistik dan Senam Ritmik.

Perkembangan Senam Di Indonesia

Olahraga senam mulai dikenal di indonesia sejak zaman penjajahan Belanda dikenalnya senam ini dimulai sejak diwajibkan nya Pelajaran Olahraga bagi sekolah-sekolah pada masa itu. Pada saat itu senam yang diperkenalkan pertama kali adalah senam dengan gaya Jerman yang menekankan pada Kemungkinan-kemungkinan yang kaya sebagai alat pendidikan, kemudian pada tahun berikutnya diperkenalkan kembali senam dengan Gaya swedia yang menekankan pada manfaat gerak yang diperkenalkan oleh seorang angkatan Laut belanda bernama Dr. H. F. Minkema. dan minkema lah yang menjadi pelopor penyebaran senam di indonesia dan Minkema ini memperkenalkan senam swedia ini ke berbagai sekolah. yang kemudian siswa tersebut lah yang mengembangkan Senam dan menjadi instruktur senam di sekolah-sekolah. dan kemudian membuka cabang di beberapa daerah seperti Malang, Probolinggo, surakarta dan Medan.
akan tetapi seiring bergulirnya penjajahan dari Belanda ke Jepang segala sesuatu yang berbau barat (termasuk senam) dilarang oleh Jepang dan senam sendiri digantikan oleh senam dengan gaya jepang yaitu Taiso, dan Taiso ini sendiri di wajibkan untuk dilakukan di sekolah-sekolah sebelum mereka memulai pelajaran. Taiso adalah sejenis senam pagi yang dilakukan dengan iringan Radio dan dilakukan serentak, akan tetapi sesudah dan sebelumnya seluruh peserta senam diharuskan melakukan Hormat terlebih dahulu kepada Kaisar Jepang. akan tetapi pada masa kemerdekaan Taiso ini dilarang dan semua warisan dari bangsa belanda akhirnya digunakan kembali di seluruh lapisan masyarakat. 

No More Posts Available.

No more pages to load.