Sejarah Olah Raga Handball

oleh -

Handball merupakan sebuah Olahraga bola besar yang hampir mirip dengan permainan Futsal akan tetapi permainan Handball ini mengunakan Tangan untuk memukul, melempar dan memasukan bola kedalam gawang, perkembangan Olahraga tangan ini memang sangat lah lambat karena jaranganya pengetahuan dan pemahaman tentang Olahraga yang satu ini disamping itu minat terhadap permainan Bola Tangan ini sangatlah rendah bahkan tak jarang orang enggan untuk memainkan Olahraga ini.
untuk memberkan pemahaman dan pengetahuan tentang Olahraga Handball (Bolatangan) ini pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang Sejarah Olahraga Hand Ball.

Sejarah Handball (Bola Tangan)

Handball (Bola Tangan) merupakan Olahraga yang telah berusai sangat tua karena menururt sejarah Permainan Handball ini mulai dimainkan pada saat Zaman Yunani Kuno, karena kaum laki-laki pada saat itu lebih mahir menggunakan tangan dibandungkan dengan menggunaka kaki untuk mermukul dan memainkan bola, sebagaimana sumber sejarah mengatakan bahwa permainan Hand Ball ini lebih dulu dikenal dari Permainan Sepakbola, pada saat itu pemainan Hand Ball ini belum menggunakan Peraturan yang baku akan tetapi semua itu merupakan cikal bakal terlahirnya permainan Hand Ball (Bola Tangan) Modern.

Seiring Perkembangan zaman pada abad ke 19 bola tangan modern mulai dimainkan di Negara Denmark yaitu di Kota Danish bagian Nyborg, dengan dipelopori oleh seorng Pakar pendidikan Jasmani mulai memindahkan permainan Hand Ball (Bola Tangan) ini kedalam dua bentuk permainan yaitu Raffball (Bola tangkap) dan Konigsbergerball.
Pada tahun 1912 Hirscman seorang berkebangsaan Jerman mulai mengenalkan dan menyebarkan bola tangan di negaranya, dan kemudian Dr.Karl Schelenz yang merupakan Guru olahraga mulai memperkenalkan permainan Hand Ball yang dilakukan pada lapangan besar dan mengembangkan Peraturan-peraturan, sehingga pada tahun 1926 diadakan sebuah pertemuan (Kongres Federasi Atletik Amateur Internasional) yang bertempat di kota Haque dan mengusulkan untuk dibentuk Peraturan Olahraga Hand Ball (Bola Tangan) ini.
dan pada tahun 1946 Denmark, sewedia dan delaoan negara lainnya mendeklarasikan Federasi Bola Tangan Internasional (International Hand Ball Federation (IHF) ) dan delapan negara tersebut adalah Denmark, Finlandia, Perancis, Belanda, Norwegia, Polandia, Swiss, Swedia. Sampai tahun 2003 IHF memiliki jumlah peserta sebanyak 150 peserta Negara dengan 80.000 klub.
Setelah Pecah nya perang dunia II permainan Hand Ball ini terjadi perubahan dan di negara-negara Eropa perminan Hand Ball muncul kembali dan menjadi populer pada saat itu dengan jumlah pemain sebanyak 7 orang dengan sejumlah cadangan, perkembangan Bola tangan dengan 7 Pemain ini sangat lah pesat karena memiliki pola permainan yang sangat unik, alur bola dan pergerakan nya cepat dan dinamis.
Pada tahun 1954 untuk pertama kalinya diadakan kejuaraan dunia pertama dan pada kala itu Swedia berhasil keluar sebagai Juara, kemudian pada Olimpiade Munchen (Jerman) permainan Hand Ball ini kembali diasukan kedalam cabang yang dipertandingkan di dalam Olimpiade dan pada saat itu yugoslavia berhasil mendapatkan Mendali emas.
 Pada tahun 1974 mulai dibentuk Federasi Bola Tangan Asia ( Asian Handball Federation) dan dikukuhkan secara resmi di Kuwait, dan Induk Bla Tangan Indonesia adalah ABTI (Asosisasi Bola Tangan Indonesia). dan di indonesia pada ajang PON ke II Bola tangan mulai dipertandingakan walaupun dengan peserta dari 4 daerah yaitu jakarta, Jawabarat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. 
akan tetapi pada saat ini Hand Ball / Bola Tangan Mulai diperkenalkan pada Siswa dan Mahasiswa di sekolah-sekolah sehingga akan memberikan pengenalan dan pemahaman bahkan pada saat ini mulai diadakan pertandingan Kejuaraan antar Sekolah / Universitas diindonesia.   

Demikian ulasan tentang Sejarah Olahraga Hand Ball /Bola Tangan semoga bermanfaat.
Bagi anda yang ingin mendalami Olahraga Hand Ball ini Kunjungi Peraturan Permainan Hand Ball / Bola Tangan dan Teknik Permainan Hand Ball / Bola Tangan

No More Posts Available.

No more pages to load.