Perdebatan Soal Masker di Amerika Makin Panas, Perawat Asal Arizona Ungkap Beratnya Rawat Penderita Virus Korona

oleh -463 views
Perdebatan Soal Masker Di Amerika Makin Panas, Perawat Asal Arizona Ungkap Beratnya Rawat Penderita Virus Korona
Ilustrasi

Radar Ampera – Di tengah pandemi virus korona, masker telah memicu keributan di Amerika Serikat. Isu mengenai pemakaian masker di Amerika terkait kesehatan masyarakat, kebebasan sipil serta kebebasan individu.

Sebagian warga Amerika menolak untuk menggunakan masker dengan alasan prinsip.

Pemakaian masker menjadi katalis konflik politik antara pendukung Demokrat yang gencar menggunakan masker dan pendukung Republik yang anti masker.

Perselisihan mengenai masker mewujudkan dinamika kampanye politik. Ini mencerminkan perjuangan klasik Amerika antara mereka yang membela keselamatan publik dan mereka yang percaya kebebasan individual.

Namun baru-baru ini media sosial diramaikan dengan sebuah video perawat asal Arizona, Amerika Serikat, yang bertugas di salah satu rumah sakit pasien virus korona.

Dalam video berdurasi 25 detik itu, perawat bernama Kelly menceritakan pengalaman tidak nyamannya selama merawat pasien.

Perempuan yang bertugas di ruang ICU rumah sakit itu mengaku berat ketika harus membantu pasien menelepon keluarga mereka untuk mengucapkan selamat tinggal.

“Mari ku tunjukkan apa itu ketidaknyamanan, memegang iPad untuk pasien Covid-19 yang sekarat sehingga mereka dapat mengucapkan selamat tinggal melalui FaceTime (video call), kami memberikan morphine untuk menghilangkan rasa sakit mereka (pasien),” ujarnya.

Perempuan tersebut meminta masyarakat untuk lebih menghargai kehidupan orang lain dengan tidak acuh serta disiplin dengan aturan yang berlaku.

“Kami meminta kalian untuk menghargai kehidupan manusia layaknya kebebasan yang Anda miliki,” tutur Kelly.

Dalam akhir videonya, perempuan itu menegaskan tidak ada paksaan dari pihak/oknum tertentu. Kelly mengungkapkan video yang dibuatnya murni karena kepeduliannya terhadap keadaan yang ada saat ini.

Pasalnya ia prihatin dengan berbagai isu yang beredar mengenai pandemi khususnya di Amerika.

“Kami tidak berbohong, kami tidak mendapatkan apa-apa. Kami hanya perawat,” tambahnya.

Video Kelly diunggah oleh @nowthisnews pada Kamis (23/7) dan memperoleh 200 retweets serta 422 likes.

Video tersebut viral usai diputar sebanyak 60.900 kali di Twitter.

Melihat video Kelly warganet ramai memberikan berbagai reaksi, mereka mencibir sebagian masyarakat yang masih menganggap pemakaian masker akan menghilangkan kebebasan individu.

Tidak sedikit warganet menyayangkan sikap masyarakat yang masih menganggap enteng virus korona. [*]

No More Posts Available.

No more pages to load.