Nakes Abal-abal Bawa Kabur Emas Batangan dari Rumah Pasien Covid-19

oleh -
Nakes Abal-abal Bawa Kabur Emas Batangan dari Rumah Pasien Covid-19
Nakes Abal-abal Bawa Kabur Emas Batangan dari Rumah Pasien Covid-19

MALANG-JATIM, – Aksi pencurian dengan modus tenaga kesehatan (nakes) gadungan melakukan penyemprotan disinfektan viral di media sosial. Nakes gadungan tersebut membawa kabur emas batangan dari rumah seorang pasien Covid-19.

Akun Instagram @panorama.malang membagikan informasi adanya pencurian di kediaman pasien Covid-19 yang meninggal di Kelurahan Sawojajar, Kota Malang.

Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (16/2/2021) siang sesaat setelah pasien Covid-19 dinyatakan meninggal.

Pencuri tersebut menyamar menjadi seorang nakes yang mengenakan APD lengkap mendatangi kediaman pasien dengan dalih melakukan penyemprotan disinfektan.

“Pelaku mengaku petugas dari RS dimana almarhum dirawat untuk melakukan penyemprotan disinfektan di dalam rumah,” tulisnya seperti dikutip Suara.com, Rabu (3/3/2021).

Pelaku datang membawa semprotan burung yang diklaim berisi cairan disinfektan. Ia menyemprotkan cairan tersebut ke seluruh ruangan di rumah.

JANGAN LEWATKAN!:   Pilkada Surabaya Bakal Jadi Perhatian Dunia? Memangnya ada Apaan?

Sore harinya, pelaku kembali lagi ke kediaman pasien. Namun, ia tak mengenakan APD, hanya memakai helm dan masker.

Pelaku kembali melakukan penyemprotan ke dalam kamar dalam keadaan pintu kamar ditutup.

Keesokan harinya, keluarga pasien baru menyadari ada beberapa perhiasan hingga emas batangan seberat 5 gram hilang.

“Rabu sore, keluarga baru menyadari jika beberapa perhiasan (8 perhiasan dan sebuah emas batangan seberat 5 gram) hilang,” tuturnya.

Pihak keluarga langsung mengonfirmasi ke rumah sakit mengenai petugas penyemprotan disinfektan yang dikirim ke kediaman mereka.

“Ternyata pihak RS tidak mengirim petugas untuk melakukan penyemprotan,” ungkapnya.

Akun tersebut mengingatkan kepada publik untuk berhati-hati jika menghadapi modus serupa.

JANGAN LEWATKAN!:   Curhatan Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo Usai Diusir Polisi di Surabaya: Koyaklah Dadaku...

“Jika ada yang mengaku petugas untuk melakukan penyemprotan atau berdalih ingin melakukan pengecekan sesuatu minta surat izin tertulis dari RT dan RW, jika tidak sebaiknya ditolak,” ungkapnya.

Modus baru pencurian berkedok nakes menyemprot disinfektan itu langsung viral di media sosial.

Banyak warganet geram dengan aksi pelaku yang nekat melakukan tindak pencurian disaat keluarga korban sedang berduka.

“Ya ampun, ia bener memang ada penyemprotan si almarhum tetangga sebelah rumah kasihan banget,” kata @ch*ha_.

“Kok aneh ya itu pelaku tahu rumah orang meninggal kena Covid-19 terus tahu yang meninggal habis dirawat di RS, pelaku mengaku ditugaskan oleh pihak RS,” ujar @an*ul.

JANGAN LEWATKAN!:   'Ysuku' Kini Dalam Pemerhatian Polis

“Selalu hati-hati,” tutur @mhaq. [sc]