Kejagung RI Sebut Polri Cabut International Wanted Notice Buronan Korupsi Djoko Tjandra

oleh -
Kejagung Ri Sebut Polri Cabut International Wanted Notice Buronan Korupsi Djoko Tjandra
Ali Mukartono

JAKARTA, Radar Ampera – Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) menyebut institusi Polri telah mencabut International Wanted Notice buronan kelas kakap Djoko Soegiharto Tjandra dari NCB-Interpol di Lyon, Prancis.

Djoko Soegiharto Tjandra atau Djoko Tjandra merupakan buron terdakwa kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali senilai Rp904 miliar.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Ali Mukartono mengatakan bahwa tidak ada institusi lain yang berwenang mencabut dan memohon penerbitan International Wanted Notice buronan yang ada di luar negeri selain Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

loading…

“Karena Interpolnya kan ada di Polri, koordinator Interpol di Indonesia itu kan adanya di Polri, jadi yang cabut International Wanted Notice ya dia (Polri) yang memiliki hubungan dengan Interpol di Indonesia,” kata Ali, di Gedung Bundar Jampidsus, Kejagung RI, Senin (13/7/2020).

Namun, Ali mengaku belum mengetahui alasan dari Polri mencabut International Wanted Notice buronan Djoko Soegiharto Tjandra, hingga buronan tersebut bebas keluar-masuk Indonesia.

Menurut Ali, Kejagung akan meneliti dan koordinasi dengan Polri terkait pencabutan International Wanted Notice buronan kelas kakap Indonesia tersebut.

Ali juga meyakini bahwa Polri memiliki kepentingan sendiri maupun kepentingan lembaga lain hingga harus mencabut International Wanted Notice buronan Djoko Tjandra dari Interpol.

loading...

“Jadi sejauh mana komunikasi ini, masih akan kita selidiki. Dia (Polri) bisa punya kepentingan sendiri atau kepentingan lembaga lain akhirnya mencabut International Wanted Notice itu,” jelas Ali. [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *