Inilah Alasan Mengapa Islam Mewajibkan Wanita Menutup Aurat

oleh -
Radar Ampera – Di tengah masyarakat kita saat ini banyak kita jumpai kaum wanita yang keluar rumah dan bepergian kemana-mana dengan pakaian seadanya. Tidak mengenakan jilbab, memakai kaos oblong sehingga menampakkan (maaf) bentuk buah dadanya dan bahkan memakai rok mini yang memperlihatkan kedua betisnya. Dan yang lebih riskan lagi, hal ini dianggap biasa dan merupakan hal yang rumlah. Tidak banyak diantara muslim kita yang menganggapnya sebuah kemaksiatan yang harus diingkari. Seolah-olah menutup aurat bukanlah sebuah kewajiban dan mengumbar aurat tidak akan mendatangkan dosa. Justru malah sebaliknya, sering wanita yang menutup auratnya lah yang dianggap norak, lucu dan aneh. Bagaimanapun ini merupakan fakta yang  terjadi di tengah-tengah umat muslim kita saat ini. Mereka seakan tidak tahu hukum memakai jilbab. Kenapa hal ini bisa terjadi? Jawabnya singkat saja, karena ummat Islam kita masih jauh dari agamanya sehingga mereka tidak paham betapa besarnya dosa dan mudarat yang didapat bila mengumbar aurat.
Allah ta’ala juga berfirman di dalam Al-Qur’an:

يَآأَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلاَبِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللهُ غَفُورًا رَّحِيمًا

“Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min seluruhnya. Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. Al Ahzab: 59)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menegur Asma’ binti Abu Bakar radhiyallahuanha ketika beliau datang ke rumah Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam dengan mengenakan busana yang agak tipis. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pun memalingkan mukanya sambil berkata :
يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ يَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا
Wahai Asma’…! Sesungguhnya wanita jika sudah baligh maka tidak boleh nampak dari anggota badannya kecuali ini dan ini (beliau mengisyaratkan ke muka dan telapak tangan).
[HR. Abu Dâwud, no. 4104 dan al-Baihaqi, no. 3218. Hadist ini di shahihkan oleh syaikh al-Albani rahimahullah]
hukum memakai jilbab

Hukum Memakai Jilbab
Berdasarkan dalil di atas sudah jelaslah bahwa hukum memakai jilbab yang menutup aurat begitu disyariatkan di dalam Islam. Banyak mudharat yang akan terjadi bila kita melanggar apa yang sudah disyariatkan Allah dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wasallam. Dan hal ini memang benar adanya. Karena berdasarkan penelitian ilmiah yang telah dilakukan Lembaga Perlidungan Perempuan dan Hak Azazi Manusia di beberapa negara maju, segala bentuk kejahatan dan kekerasan seksual yang terjadi pada wanita ternyata bersumber dari hal sepele ini, yakni aurat wanita.  Aurat yang terlihat akan membuat tergiurnya kaum laki-laki untuk menganggu wanita yang auratnya terlihat tadi. Dan ternyata hal ini benar adanya karena video berikut ini akan membuktikannya.
Pada video ini dilakukan eksperimen tentang bagaimana reaksi kaum pria bila seorang wanita berpakaian seksi dan mengumbar auratnya. Jadi dalam eksperimen ini seorang wanita diberi pakaian super ketat nan seksi dan disuruh berjalan menelusuri jalanan di keramaian kota dan direkam oleh orang yang berjalan lebih dulu di depannya dengan kamera tersembunyi yang berada di tas punggungnya. Setelah sekian lama berjalan dan direkam, maka sekarang si wanita diberi pakaian yang berbeda dengan pakaian sebelumnya, yakni pakaian muslim dengan jilbab berwarna hitam dan yang menutup auratnya. Si wanita juga disuruh berjalan berkeliling di sepanjang trotoar di pusat keramaian kota. Nah, bagaimana reaksi masyarakat yang notabene non muslim disana dalam menanggapi kedua penampilan si wanita tadi? Sekarang jelaslah bagaimana hukum memakai jilbab itu. Silahkan saksikan videonya di bawah artikel ini.