Bokek, cekak, Buntu, P3nis Loyo, Nekat Curi Ob4t Ku4t :)

oleh -
Bokek, cekak, Buntu, P3nis Loyo, Nekat Curi Ob4t Ku4t
Ilustrasi/foto

KEDIRI-JATIM, Radar Ampera — Mengutil ob4t ku4t di sebuah apotek di Kediri, Samsul Huda (37), warga Kelurahan Kedung Barok, Surabaya, harus berurusan dengan pihak berwajib.

Kini dirinya masih diamankan di Mapolres Kediri guna pemeriksaan lebih lanjut. Informasi yang dihimpun dilansir Kompascom, kejadian tersebut bermula ketika Samsul Huda bersama salah seorang adiknya, Minggu (29/5/2011) lalau, bepergian dari Surabaya menuju Wates, Kabupaten Kediri, untuk mengunjungi temannya.

Ketika melewati Pare, mereka menghentikan kendaraan sewaan yang mereka tumpangi di sebuah apotek yang terletak di Jalan Dr Soetomo. Samsul Huda masuk ke apotek hendak mencari ob4t ku4t.

Setelah mendapati barang yang ia cari, Samsul Huda segera mengambilnya dan memasukkan ke dalam kantong celananya, lalu bergegas pergi menghindari kasir.
Namun, sial, ternyata aksinya diketahui penjaga apotek. Mendapati perbuatan yang tidak kooperatif, petugas apotek segera mengontak polisi. Petugas yang datang segera melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti berupa obat ku4t penambah stamina.

Akhirnya ia diamankan ke Mapolres Kediri. Kepala Subbagian Humas Polres Kediri Ajun Komisaris Muhammad Mansur membenarkan ada penangkapan tersebut.
Pihaknya mengatakan, saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan. “Masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya TKP lainnya,” ujar Ajun Komisaris Muhammad Mansur, Senin (30/5/2011) lalu.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka, dirinya nekat melakukan perbuatannya karena tidak mempunyai uang untuk membeli barang tersebut. Selain itu, dirinya juga mengaku sudah setahun ini sering “jajan” setelah berstatus duda tanpa anak. “Saya tidak betah dan selalu kepengen (hub$ngan crooot), jadi ya jajan. Supaya lebih kuat jajan, saya gunakan penambah stamina itu,” ujar pria yang berprofesi sebagai pedagang kelapa itu saat berada di Mapolres Kediri.

Akibat perbuatannya itu, dirinya terancam Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman pidana maksimal tujuh tahun penjara. Sementara sang adik, karena tidak cukup bukti, akhirnya dilepaskan. [*]

No More Posts Available.

No more pages to load.