Banyak Berkhayal buat Bisa Dapat Duit

oleh -
Banyak Berkhayal Buat Bisa Duit
Ilustrasi

Radar Ampera – Untuk jadi seseorang animator yang profesional dibutuhkan energi khayal besar tidak hanya kemampuan program- program pembuat animasi.” Jago diprogram tetapi ngga tau ingin buat apa, yah sama aja boong,” kata Auges Savara, animator serta pula pengajar di Interstudi kepada Kompas. com dikala workshop yang diadakan Tabloid Komputer Plus di JCC, Jumat ( 12/ 6/ 2009) lalu.

Buat animator pendatang baru, anjuran Auges, wajib banyak menyaksikan film, main permainan, baca novel buat tingkatkan imajinasi.” Itu dapat menimbulkan ide- ide menarik,” ucapnya.

Terdapat 4 aplikasi yang bisa digunakan buat membuat animasi ialah 3D Max, Maya, Sinema 4D, serta Blender. Tetapi, buat pendatang baru dianjurkan mengenakan aplikasi 3D Max yang lebih gampang dalam mengoperasikan.” Aplikasi original biayanya cukup dekat 1. 700 dollar AS,” katanya.

Buat sesi dini, kata Auges, ialah membuat modelling sketsa foto secara manual dari seluruh angle. Dapat menggambar diatas kertas setelah itu di scan, ataupun langsung di atas wacom( perlengkapan buat menggambar yang langsung tersambung dengan pc). Dari sketsa foto tersebut, setelah itu dimasukkan ke dalam program 3D Max buat dijadikan model.

” Contohnya buat helikopter. Kita buat nampak samping, depan, serta atas. Kemudian sketsa itu dianimasikan secara perinci, trus kita buat keluar tembakannya kemudian meledak. Itu seluruh terdapat di 3D Max,” jelasnya.

Dia pula memperlihatkan potongan film action durasi 15 detik, ialah adegan menembak dengan peluru yang berjalan lelet.” Itu gunakan 4 aplikasi. Buat pendatang baru dapat belajar dekat 3 hari,” ucapnya.

Tidak hanya 4 sofware diatas, terdapat lagi aplikasi ZBrush yang baru diketahui di Indonesia buat mempermudah melukis images dengan mengaplikasikan efek- efek 2D serta 3D yang silih berintegrasi serta sudah digunakan oleh seluruh tipe industri di dunia.” Dapat mempermudah melukis foto dengan color, material, teksture, serta depth, mendesak serta menarik canvas, apalagi bisa memahat serta berikan tekstur model 3D,” jelasnya.

Dapat bisa uang banyak

Bagi Auges, di Indonesia sesungguhnya banyak animator profesional tetapi sayangnya belum terekspos, tidak hanya itu biasanya animator dikala ini lebih banyak bekerja buat industri iklan dibanding membuat film.

Para animator tersebut, lanjutnya, lebih suka menjual karyanya ke luar negara sebab bayarannya hingga 10 kali lipat dibandingkan di Indonesia.” Salah satunya permasalahan merupakan mereka ngga puas soal bayaran. Disini mereka kurang dihargai,” tegasnya.

Bagaikan contoh merupakan film sinetron drama yang kerap disiarkan di salah satu stasiun tv yang memakai animasi kurang baik.” Seperti itu akibat bayarannya kecil, jadi mereka kerja seadanya,” ucapnya.

Sebaliknya soal perlengkapan serta teknologi, lanjutnya, Indonesia tidak ketinggalan dengan negara- negara lain.” Banyak animator Indonesia memiliki perlengkapan yang canggih- canggih,” katanya. [kompas]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *